Pages

Sabtu, 09 Januari 2016

Iklan yang kurang beretika "Mie Sedap versi papa hidup lagi"

Diposting oleh Sofia Dwianggraini di 09.46


PENDAHULUAN   

Dalam iklan ini sedikit melanggar norma karena dalam adegan iklan tersebut secara tidak langsung seorang ayah mengajarkan anaknya untuk berbohong karna ayahnya tidak mau bekerja bakti ketika seorang petugas mengajaknya untuk bekerja bakti tapi seorang anak mengaku tidak mempunyai seorang ayah, tetapi setelah seorang petugas membahas tentang mie sedap seorang ayah langsung keluar rumah untuk ikut kerja bakti karna ada mie sedap tersebut.
            Dari sisi itu lah iklan tersebut sedikit melanggar norma karna tidak mengandung unsur pendidikan untuk anak – anak padahal iklan tersebut untuk umum bukan hanya untuk orang dewasa saja, jadi harus mengandung unsur pendidikan untuk anak – anak. Tetapi jika dilihat dari slogannya mie sedap berpengaruh karna slogannya “Karna Lidah Ga Bisa Bohong”.


TEORI

Iklan adalah ajakan atau rayuan secara halus dengan tujuan membujuk orang lain ( calon konsumen) untuk membeli produk/jasa yang ditawarkan dalam iklan. Sedangkan pengertian iklan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai berikut :
  1. Berita pesanan (untuk mendorong, membujuk) kepada khalayak ramai tentang benda dan jasa yang ditawarkan.
  2. Pemberitahuan kepada khalayak ramai tentang barang atau jasa yang dijual, dipasang di media massa dan media online seperti koran, majalah, internet.
Ciri-ciri Iklan
1.     Kalimatnya pendek-pendek sehingga mudah diingat
2.    Kata-katanya sederhana tetapi enak dibaca dan berkesan
3.    Disajikan secara menarik karena penempatan kata-kata atau kalimatnya, juga gambar ditata dengan baik.
4.    Hanya menyampaikan kelebihan atau keunggulan sesuatu produk/jasa yang diiklankan sehingga dapat membujuk atau menyakinkan pembacanya. 


KESIMPULAN

Iklan Mie Sedap sangat kontroversial dan tidak pantas untuk dilihat karena mengajarkan anak untuk berbohong demi kepentingan orang tua. Untuk para produsen sebaiknya menunjukan iklan yang berpendidikan, beretika dan sopan karena iklan tersebut bersifat nasional dan muncul di televisi yang bisa dilihat dari berbagai usia dari yang anak-anak hingga dewasa. 



0 komentar:

Posting Komentar

Iklan yang kurang beretika "Mie Sedap versi papa hidup lagi"



PENDAHULUAN   

Dalam iklan ini sedikit melanggar norma karena dalam adegan iklan tersebut secara tidak langsung seorang ayah mengajarkan anaknya untuk berbohong karna ayahnya tidak mau bekerja bakti ketika seorang petugas mengajaknya untuk bekerja bakti tapi seorang anak mengaku tidak mempunyai seorang ayah, tetapi setelah seorang petugas membahas tentang mie sedap seorang ayah langsung keluar rumah untuk ikut kerja bakti karna ada mie sedap tersebut.
            Dari sisi itu lah iklan tersebut sedikit melanggar norma karna tidak mengandung unsur pendidikan untuk anak – anak padahal iklan tersebut untuk umum bukan hanya untuk orang dewasa saja, jadi harus mengandung unsur pendidikan untuk anak – anak. Tetapi jika dilihat dari slogannya mie sedap berpengaruh karna slogannya “Karna Lidah Ga Bisa Bohong”.


TEORI

Iklan adalah ajakan atau rayuan secara halus dengan tujuan membujuk orang lain ( calon konsumen) untuk membeli produk/jasa yang ditawarkan dalam iklan. Sedangkan pengertian iklan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai berikut :
  1. Berita pesanan (untuk mendorong, membujuk) kepada khalayak ramai tentang benda dan jasa yang ditawarkan.
  2. Pemberitahuan kepada khalayak ramai tentang barang atau jasa yang dijual, dipasang di media massa dan media online seperti koran, majalah, internet.
Ciri-ciri Iklan
1.     Kalimatnya pendek-pendek sehingga mudah diingat
2.    Kata-katanya sederhana tetapi enak dibaca dan berkesan
3.    Disajikan secara menarik karena penempatan kata-kata atau kalimatnya, juga gambar ditata dengan baik.
4.    Hanya menyampaikan kelebihan atau keunggulan sesuatu produk/jasa yang diiklankan sehingga dapat membujuk atau menyakinkan pembacanya. 


KESIMPULAN

Iklan Mie Sedap sangat kontroversial dan tidak pantas untuk dilihat karena mengajarkan anak untuk berbohong demi kepentingan orang tua. Untuk para produsen sebaiknya menunjukan iklan yang berpendidikan, beretika dan sopan karena iklan tersebut bersifat nasional dan muncul di televisi yang bisa dilihat dari berbagai usia dari yang anak-anak hingga dewasa. 



0 komentar:

Posting Komentar

 

TUGAS KULIAH Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea